Software Division

Hardware Division

Outsource Division

Juni, 2017
MSSR KJS
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728 2930 



1 2 3 4 5 6 7 8
HM.Sampoerna
Bank HSBC
GE
Bank BTPN
Astra Credit Companies
Carrefour
FIF
BAF
Client Dataprima


154289

Visitors today : 11
Total visitors : 48952

Hits today : 35
Total Hits : 154289

Online Visitors: 1




Rabu, 27 Juli 2011 - 09:31:27 WIB
Edan! Orang Tua Jual Tiga Anak untuk Bayar Game Online
Diposting oleh : janeika as
Kategori: Umum - Dibaca: 1494 Kali


Dongguan, China - Kecanduan game online, orang tua di China ini melakukan tindakan gila. Bagaimana tidak, mereka menjual ketiga anaknya untuk mendapat uang demi memenuhi keinginan main game di warung internet.

Menurut pemberitaan media Sanxiang City News, pasangan muda tersebut bernama Li Lin dan Li Juan. Dua sejoli ini bertemu di warung internet pada tahun 2007 dan sama-sama terobsesi dengan video game.

Hubungan cinta pasangan yang masih di bawah umur 21 tahun itu membuahkan anak pertama mereka di tahun 2008. Anak pertama ini kerap ditelantarkan kala mereka berdua asyik main game online.

Pada tahun 2009, Li Lin dan Li Juan mendapat anak kedua. Entah darimana asalnya, keduanya mendapat ide untuk menjual anaknya agar mendapat banyak uang untuk main game online.

Rencana itu benar-benar diwujudkan. Anak kedua mereka dijual cuma seharga USD 500, yang segera mereka habiskan untuk main game dalam waktu cukup singkat.

Kehabisan uang, anak pertama pun mereka jual dengan harga lebih tinggi, sekitar USD 4.600. Beberapa waktu kemudian, pasangan ini diberkahi anak ketiga, namun lagi-lagi mereka jual begitu saja.

Tingkah polah pasangan yang belum menikah ini tercium oleh ibu Li Lin. Dia melaporkan tindakan mereka pada otoritas setempat. Kala ditanyai, Li Lin dan Li Juan berkilah tak tahu bahwa menjual anak itu melanggar hukum.

"Kami tidak ingin membesarkan anak-anak itu, kami hanya ingin menjual mereka untuk sejumlah uang," demikian alasan mereka, dilansir ABC dan dikutip detikINET, Rabu (27/7/2011).

sumber : detikINET